" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma "

" judul " : " apakah hadats itu kotor kecil ? "

" isi " : " assalamualaikum wr . wb . " , " pak ustadz yang mulia allah , saya ingin jelas beberapa hal di bawah ini : " , " pada waktu wudhu niat kita adalah hilang hadats . apakah benar yang maksud hadats ini ? sementara ini saya ira - ngira bahwa hadats adalah kotor kecil ? tanya dua , ketika sholat kita akhir dengan salam . kepada siapa salam ini kita untuk ? " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " , " gunawan "

" jawaban1 " : " mon 19 june 2006 02 : 08  " , "  4 . 648 views  n " , " n " , " n " , " assalamualaikum wr . wb . " , " pak ustadz yang mulia allah , saya ingin jelas beberapa hal di bawah ini : " , " pada waktu wudhu niat kita adalah hilang hadats . apakah benar yang maksud hadats ini ? sementara ini saya ira - ngira bahwa hadats adalah kotor kecil ? tanya dua , ketika sholat kita akhir dengan salam . kepada siapa salam ini kita untuk ? " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " , " gunawan " , " n " , " hadats bukan benda najis yang lihat cara fisik . hadats adalah status hukum yang alami orang akibat jadi suatu hal lain pada diri . " , " bagi ulama fiqih ada yang sebut bahwa hadats itu adalah najis cara hukmi ( hukum ) , bukan najis cara fisik ( hakiki ) . hadats atau najis cara hukum arti tidak ada benda najis yang dapat pada tubuh kita , atau pakai atau tempat shalat , namun olah - olah cara hukum najis itu ada . bukti , ketika berhadats kita tidak boleh masuk masjid , tidak boleh shalat , tidak boleh sentuh mushaf al - quran atau melafadzkannya . " , " sedang " , " adalah najis yang lama ini kita paham , yaitu najis yang bentuk benda yang hukum najis . misal darah , kencing , tahi ( kotor manusia ) , daging babi . dalam bab tentang najasah , biasa najis jenis ini yang kita bahas , bukan najis hukmi . " , " adapun " , " itu maksud adalah hadats yang alami oleh orang . misal , orang yang tidak punya air wudhu itu sering sebut dengan dalam ada hadats kecil . dan orang yang dalam ada haidh , nifas atau keluar mani serta telah hubung suami isteri , sebut dengan berhadats besar . " , " untuk jawab tanya anda , mari kita bukan salah satu rujuk . kami pilih buka kitab " , " karya al - imam an - nawawi " , " . " , " di dalam ada dapat beberapa nash dari hadits nabawi yang jelas jawab atas tanya anda . yaitu salam yang kita ucap di akhir shalat itu tuju untuk beberapa mungkin , antara lain untuk diri kita sendiri , atau untuk sama yang shalat jamaah , atau untuk para malaikat dan juga para nabi . " , " moga kutip pendek ini cukup untuk jelas jawab tanya anda . "
